Makanya datangi saya, duduk dan ngobrol, lalu lihat buku-buku yang saya tulis itu, mulai dari juz satu, dua sampai mahir ini. Biar ente tidak gagal paham. Apalagi sampai menilai seperti itu...kalau ente merasa paling bener, monggo silahkan saya gak ngurus urusanmu.
Di dalam kitab Mahir ini, bukan sedang menjelaskan thariqah dan cara-cara suluknya, ini jelas tidak boleh menjadi konsumsi publik. karena harus prosedur mursyid. di sini paham ??
Kitab MAHIR yang saya tulis ini berkaitan penjelasan detail tentang semua yang berkaitan dengan ruqyah secara hissan dan ma'nawi. Dalam kasus-kasus ruqyah, terutama penanganan-penanganan pasien, akan selalu berkaitan dengan portal gaib dan cakra. Sebab jin dan setan masuk melalui hal ini dan mereka juga bagian dari pembahasan portal gaib, mau tidak mau.
Ada sebagian kelompok yang ambisi dan semangat dalam membuka cakra, lalu bagaiman pandangan ruqyah aswaja terkait hal ini ? Maka perlu jawaban secara mendetail tentang definis cakra dan portal gaib, juga perlu pembahasan sudut pandang para ahli dalam hal ini. Di antara para ahli adalah ahli tasawwuf, ahli supranatural, ahli metafisika dan ahli prana. Sampai di sini paham ??
Jdi buku MAHIR bukan buku mengajak masuk pada thariqah tertentu. Apalagi sampai ada suluk dan pembaiatan. Praktisi dan pasien diajak untuk kembali pada jalan Islam yang benar yang tidak lepas dari tazkiyyah nafs agar lebih kuat secara lahir dan batin sehingga tidak mudah ditembus oleh jin ataupu setan apalagi sihir.
Namun semua kembali pada thariqah masing-masing dan mursyid masing-masing, bukan pada satu thariqah dalam ruqyah. Krna ruqyah bukan thariqah dan saya bukan mursyid. Paham ??
Ayoo jangan suka menilai orang lain, kalau kamu ngaku ahli dzikir dan hafal al-Quran...biasakan TABAYYUN dulu ya...
Sumber artikel
Ibnu Abdillah Al katibi
https://m.facebook.com/groups/ruqyahaswaja/permalink/3271478852883441/



0 Komentar